Ngapain fitness??

Suatu ketika saya chatting dengan seorang teman tentang kegiatan fitness yang mulai ditekuninya. Dia bilang, “Ah gw fitness sih, cuma supaya sehat aja. Buat gw dapat badan bagus itu bonus”. Walaupun pernyataannya bagus, jujur saja waktu itu saya merasa alasannya terlalu klise.

Saya pikir sih, untuk usia yang masih termasuk muda dan produktif, kalau cuma sekedar ingin sehat saja, tidak perlu ikut fitness di gym. Olahraga-olahraga lainnya, asal rutin dan ditunjang dengan gaya hidup yang baik, sudah cukup untuk menjaga kesehatan.

Dan benar saja, dalam beberapa bulan kemudian, teman saya tersebut akhirnya sudah jarang latihan ke gym, bermacam-macam alasannya. Sampai akhirnya dia mengakui sendiri, dia stress karena tidak kunjung berhasil mendapatkan bentuk tubuh seperti yang dia harapkan, bukan sekedar sehat seperti yang dia pernah ucapkan.

Walaupun mungkin banyak juga yang memiliki alasan lain, saya percaya kalau hampir 90% orang yang rajin ke gym bermaksud untuk memperbaiki penampilan tubuhnya. Mulai dari sekedar ingin lebih langsing, lebih kencang, menambah massa otot, lebih lentur, sampai yang terobsesi mempunyai perut sixpack bak papan penggilas cucian :-)

Better-Body-Man-Header

Nah masalahnya, hampir kebanyakan orang yang datang ke gym adalah orang awam. Yang berpikir bahwa dengan rajin latihan di gym saja, maka semua impiannya tentang tubuh yang lebih bagus akan segera terwujud. Dulu pun saya begitu.

Ternyata untuk mendapatkan hal itu tidak mudah, tapi juga tidak sulit. Lho kenapa begitu? Yaa, karena ternyata itu ada ilmunya, ada tekniknya!

Ada tiga hal paling dasar yang harus kita perhatikan untuk mencapai tujuan tersebut. Yaitu:
- Latihan yang benar, 
- Makanan yang tepat, dan
- Istirahat yang cukup.

Kalau ketiga komponen tersebut dijalankan dengan konsisten dan disiplin, maka penampilan tubuh yang lebih baik dapat segera dicapai.

Seperti yang lainnya, dulu saya berpikir bahwa latihan yang rajin dan keras saja sudah cukup untuk membentuk tubuh. Ternyata tidak.

Seringkali saya mengalami, ketika berlatih dengan keras tapi saya keteteran dalam mengatur makanan dan istirahat. Yang terjadi bukan otot yang lebih nge-pump, tapi justru perasaan kurang sehat dan otot yang tidak berkembang. Tapi ketika saya menjalani ketiganya dengan disiplin, saya mengamati pertumbuhan otot yang lebih optimum dan cepat. Bahkan kadang-kadang di luar ekspektasi saya :-)

Pada akhirnya, menekuni fitness buat saya adalah menjalani kebiasaan baru yang lebih baik. Yaitu rajin berolahraga, bijak dalam mengatur makanan dan istirahat.

Saya lebih suka menyatakan: “Saya menjalani fitness karena ingin bentuk tubuh yang lebih baik, dan menjadi lebih sehat adalah bagian dari paketnya!”

So, how about you?

healthbeat

4 Responses to “Ngapain fitness??”


  1. 1 nusantaraku October 3, 2009 at 1:22 am

    Belum kepikiran mau fitnes…
    Paling jogging doang..
    Thanks atas kunjungannya.

  2. 2 Baja Ringan Indonesia October 6, 2009 at 8:21 pm

    Fitness yang baik harus diatur dan teratur. Mendapatkan hasil yang maksimal adalah keinginan semua orang akan tubuh yang ideal. Selamat berlatih fitnes mas..

  3. 3 sety4budi October 18, 2009 at 1:57 am

    gw pernah fitnes g gede2 badanya :(
    salah metode kali..
    btw numpang ngelink Om.. barusan numpang ngelink di annahape.com koq g keluar link-nya.

    salam kenal..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s





Follow

Get every new post delivered to your Inbox.